Finalis Euro 2012 : Italia

e0f0546791e13d12e7d95e391425aa09_italyeuro2012

Sungguh aneh setelah saya lihat statistik, Italia adalah 4 kali sebagai pemegang Juara Piala Dunia (1934, 1938, 1982 dan 2006) namun untuk zona Eropa Italia hanya berhasil menjuarai 1 kali saja yaitu tahun 1968. Jadi sudah 44 tahun menunggu bisa menjadi kampium di benua biru. Sungguh kehausan gelar yang sangat panjang sekali, padahal 5 dari 8 juara Piala Dunia adalah dari benua Eropa dan secara historis di benua Eropa frekuensi terbesar Juara Piala Dunia ada di Italia yaitu 4 kali. Ini tantangan dan tentunya keinginan yang kuat buat pesepakbola Italia dan tentunya fans domestik Italia.

Pada Euro 2008 lalu Italia hanya sampai perempat final, tersingkir karena kalah dengan penalti lagi-lagi sama Spanyol 2: 4 yang akhirnya menjadi Juara Euro 2008. Saat ini adalah saat yang tepat untuk balas dendam pada Spanyol di final tanggal 1 Juli 2012 ini.

Pada Piala dunia 2010 lalu Italia tersingkir di penyisihan group karena seri dengan paraguay 1 : 1 dan New Zealand 1 : 1 serta kalah tipis dari Slovakia 2 : 3.   Tahun

Dengan lamanya tidak memegang Juara baik Euro dan Piala Dunia, rasanya tidak pas jika membandingkan pemainnya saat ini dengan yang bermain dalam kedua kejuaraan tersebut.

Pemain Italia yang bermain di Euro 2012 ini sebagian besar merumput di Italia, dari 23 pemain hanya 3 yang bermain di luar Italia yaitu Mario Balotelli (Manchester City – Inggris), Thiago Motta (PSG – Perancis), dan Salvatore Sirigu (PSG – Perancis). Pemain dari klub Itali adalah sebagai berikut Juventus 7 pemian ( Gianluigi Buffon (c),  Giorgio Chiellini, Claudio Marchisio, Emanuele Giaccherini, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci dan Andrea Pirlo), Milan 3 pemain (Ignazio Abate, Antonio Cassano dan Antonio Nocerino), Napoli 2 pemain (Christian Maggio dan Morgan De Sanctis),  Roma 2 pemain (Daniele De Rossi dan Fabio Borini), dan masing-masing satu pemain Bologna  (Alessandro Diamanti),  Fiorentina (Riccardo Montolivo), Palermo ( Federico Balzaretti ),  Parma (Sebastian Giovinco), Torino (Angelo Ogbonna), dan Udinesse (Antonio Di Natale).

Rata-rata pemain Italia adalah 28 tahun 4,8 bulan, pemain tertua adalah Morgan De Sanctis (35 tahun) dan termuda Fabio Borini dan Mario Balotelli, keduanya penyerang (striker).

Pelatih Cesare Prandelli adalah pemain dan pelatih yang telah bermain dan melatih di banyak klub diantaranya Atlanta. Terakhir Prandelli melatih di Fiorentina, yang berhasil menaikkan peringkat Firentina dari tidak diperhitungkan menjadi bisa lolos ke kejuaraan UEFA antar klub di benua biru. Memang  sebagai pelatih belum bisa menyumbangkan juara namun ussahanya untuk membentuk team yang solid cukup memberikan harapan Italia kembali menjadi team yang disegani dan bisa meraih tropi yang telah didambakan semua pihak di Italia selama 44 tahun ini.

Secara umum permainan Italia terkenal dengan pola grendel atau banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik yang cepat. Namun saat ini nampaknya Italia mulai bermetamorfosis sedikti menyerang terlebih jika Mario Balotelli yang eksentrik dan gesit dipasang sebagai penyerang dan ini terbukti ketika membukukan 2 gol ketika berhadapan dengan Jerman berhasil menundukkan Neurer kiper kebanggan Jerman.

Kiper andalan dan juga kapten tim nas Italia adalah Gianluigi Buffon (Juventus), pelapisnya yaitu Salvatore Sirigu (PSG Perancis) dan Morgan De Sanctis (Napoli). Buffon (34 thn) dan Sanctis (35 thn) telah berpengalaman cukup lama dan termasuk team pada saat Italia menjadi Juara Piala Dunia tahun 2006.

Untuk pemain belakang sudah menjadi rahasia umum Italia sangat kuat di sini sehubungan pola yang sudah cukup lama dianut pelatih italia yaitu sistem grendel yang membutuhkan pemain belakang yang mumpuni. Back Italia bertumpu pada pemain-pemain berikut Andrea Barzagli (Juventus 31th),  Giorgio Chiellini (Juventus 27 th), Leonardo Bonucci (Juventus 25 th), Federico Balzaretti (Palermo 30 th), Angelo Ogbonna    (Torino    24 th) dan Ignazio Abate (Milan 25 th). Andrea Barzagli menjadi winning team Italia ketika menjadi Juara Piala Dunia 2006.

Pemain tengah Italia bertumpu pada Claudio Marchisio (Juventus, 26 th), Emanuele Giaccherini (Juventus    27 th), Andrea Pirlo (Juventus 33 th), Antonio Nocerino (Milan    27 th), Riccardo Montolivo (Fiorentina 27 th), Daniele De Rossi (Roma    28 th), Alessandro Diamanti (Bologna 29 th), Thiago Motta     (PSG 29 th), dan Christian Maggio (Napoli 30 th).  Khusus Pirlo adalah playmaker yang saat ini dianggap salah satu terbaik di dunia, untuk assist maupun tendangan penalti Pirlo dianggap sudah mumpuni. Bahkan peran Pirlo pada final Piala Dunia 2006 sentral dan dianggap Man of the Match pada partai final tersebut.

Pemain depan atau striker diisi pemain-pemain berikut Fabio Borini     (Roma 21 th 0%), Mario Balotelli (Manchester City 21th 30,8%),  Sebastian Giovinco (Parma  25th 0%), Antonio Cassano (Milan    29th 29,4%), dan   Antonio Di Natale (Udinese    34 th 26,8%).  Persentase merupakan gol yang dihasilkan dibagi banyaknya diturunkan dalam team nasional. Angka 0% untuk Borini dan Giovinco karena keduanya baru diturunkan 1 dan 10 kali dan belum menghasilkan goal. Secara umum striker Italia berhasil menggolkan 3 gol jika diturunkan 10 kali. Khusus untuk Balotelli meski baru diturunkan 13 kali telah berhasil menggolkan gawang lawan sebanyak 4 kali termasuk ketika pertandingan mengalahkan Jerman dengan 2 golnya.

Dengan segala kelemahan dan kelebihannya, Italia diisi pemain berpengalaman seperti Buffon, Pirlo dan Barzagli serta  striker muda seperti Mario Balotelli. Fans dan bangsa Italia telah lama menunggu selama 44 tahun untuk kembali menjuarai Euro. kita tunggu dalam perandingan terakhir ini.

Pos ini dipublikasikan di Polandia, sepak bola, Ukrania. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s